Your Adsense Link 728 X 15

Jangan lihat kekurangan orang lain, tetapi koreksi terlebih dahulu kekurangan kita

Posted by Joko Muryanto Selasa, 25 Januari 2011 0 komentar
Pagi ini saya mendengarkan kata-kata bijak dari sebuah siaran di radio di kota tempat saya tinggal. Kata bijak ini kurang lebih begini" jangan lihat apa kekurangan orang lain, tetapi lihatlah kekurangan pada diri sendiri". Dalam siaran itu di ilustrasikan dengan sebuah cerita. Adapun ceritanya sebagai berikut:

Ada seorang suami yang mengeluh kepada dokter bahwa pendengaran istrinya sedikit terganggu. Karena setiap dipanggil sang istri tidak kunjung menjawab sang suami. Setiap berbicara sesuatu kepada istrinya dari kejauhan selalu tidak dijawabnya. Bahkan kadang sambil berteriak sekalipun. Karena sang suami ini merasa keharmonisan dalam keluarganya sedikit berkurang, maka hal ini ia konsultasikan ke dokter. Suami ini datang sendiri ke dokter spesialis telinga. 

" Dokter, saya heran mengapa istri saya kalau saya panggil atau saya tanya tidak kunjung menjawab. Apakah pendengaran istri saya sudah berkurang?. Sang dokter menjawab " saya belum tahu dengan kondisi istri bapak tentang pendengarannya. Seberapa parahnya. Dan hal ini  harus bapak tes sendiri"
" bagaimana caranya dokter?" tanya sang suami. 
" nanti bisa Bapak tes setelah di rumah, coba nanti bapak panggil istri anda, coba dari jarak 7 meter, kalau misal tidak mendengar coba mendekat lagi dari jarak 5 meter, kalau tidak mendengar coba semakin mendekat dan panggil dari jarak 1 meter. Dengan begitu bapak bisa tahu kepekaan pendengaran istri bapak.

Akhirnya dengan segala keyakinannya dan ingin mengetahui kekurangan istrinya tentang pendengarannya, pulanglah suami ini ke rumahnya. Ketika sampai di rumah didapati istrinya sedang masak. Karena ingin mempraktekkan apa yang telah dikatakan dokter, sang suami ini memanggil istrinya dari jarak 7 meter dan bertanya'
" BU, ibu sedang masak apa sekarang? " Karena tidak ada jawaban, suami ini mendekat dari jarak 5 meter dan kembali bertanya;
" Bu, sedang masak apa sekarang?" tidak ada jawaban lagi, mendekatlah suami ini dari jarak 3 meter," Bu, ibu sedang masak apa sekarang?" kembali ia tidak mendengar jawaban sang istri. 

Dan karena sedikit kesal mendekatlah kembali dari jarak yang lebih dekat dan memanggilnya dari jarak 1 meter dan berteriak;
" BU, SEDANG MASAK APA SEKARAAANG..!"Sang istri pun menengok dan dijawabnya suami ini;
" SUDAH EMPAT KALI SAYA JAWAB YA PAK, IBU MASAK SEMUR AYAM..!".
Akhirnya sang suami terdiam dan sekarang ia baru sadar, bahwa siapa sebenarnya yang berkurang pendengarannya?.

Dari cerita diatas, kita bisa menarik kesimpulan. Bahwa jangan langsung beranggapan bahwa orang lainlah yang memiliki kekurangan karena mungkin banyak kesalahan. Tetapi lihatlah dulu apa kekurangan pada diri kita. Evaluasi terlebih dahulu apa kekurangan kita baru kalau kita sudah benar, kita bisa mengoreksi kekurangan pada orang lain dan memberi masukan yang positif.



Artikel Terkait:

0 komentar:

Poskan Komentar

Toko Online Keren

Belajar Bahasa Inggris

blog bisnis